Berbagi Berkah Di Hari Asyuro & Pengobatan Gratis Oleh Kang Masrukhan

Menyambut Tahun Baru Islam 1435 H, Kang Masrukhan beserta Asosiasi Parapsikologi Nusantara menggelar acara bertajuk ‘Berbagi Berkah Di Hari Asyuro’ yang bertempat di halaman kantor Asosiasi Parapsikologi Nusantara, Kudus, Jawa Tengah pada hari Senin tanggal 04 November 2013. Acara yang juga dihadiri oleh ulama besar Kudus KH. Sya’roni Ahmadi dan jajaran pejabat setempat ini antara lain diisi dengan Pengobatan Islam Gratis, Ruwatan Masal dan Santunan Anak Yatim.

Sekitar tengah hari, acara ‘Berbagi Berkah Di Hari Asyuro’ dimulai dengan penampilan sepasang penari sufi yang memukau segenap tamu undangan dengan tarian meditasi asal Turki tersebut. Selanjutnya acara pun dibuka secara resmi oleh Pimpinan Asosiasi Parapsikologi Nusantara, Kang Masrukhan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa acara 1 Muharram ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan setiap menjelang pergantian tahun baru Islam.

Acara kemudian dilanjutkan dengan materi Mauidhoh Hasanah yang dibawakan oleh KH. Sya’roni Ahmadi. Para tamu undangan, warga sekitar dan peserta pengobatan masal secara antusias menyimak wejangan beliau dengan seksama. Nama KH. Sya’roni Ahmadi sendiri memang sangat kondang di kalangan masyarakat Kudus dan sekitarnya sebagai ulama besar yang menjadi panutan umat muslim setempat.

Usai Mauidhoh Hasanah, acara kembali berlanjut dengan agenda pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Pemberian santunan ini bukan hanya merupakan wujud syukur sebagai hamba Allah yang dicukupkan kebutuhannya, tetapi juga merupakan perwujudan keinginan Kang Masrukhan beserta Asosiasi Parapsikologi Nusantara untuk berbagi dengan sesama. Melalui agenda ini pula sejumlah donasi yang terkumpul dari anggota APN disalurkan kepada mereka yang memang berhak menerimanya.

Menjelang dimulainya Ruwatan Masal Akhir Tahun, panitia membagikan susu dan roti kepada peserta ruwatan masal. Susu dan roti merupakan perwakilan kata ‘suro’ yang merujuk pada datangnya tahun baru Islam sekaligus melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Sehingga usai melantunkan doa akhir dan awal tahun bersama-sama, Kang Masrukhan mempersilakan seluruh hadirin untuk menyantap susu dan roti tersebut sebagai suatu bentuk kebersamaan dan rasa syukur sembari mengharapkan yang terbaik untuk tahun yang akan datang.


Sebagai acara pamungkas, Kang Masrukhan melakukan pengobatan masal secara gratis seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya. Secara bergantian beberapa peserta yang telah mendaftar dipersilakan naik ke atas panggung untuk diobati secara langsung oleh Kang Masrukhan berdasarkan penyakit dan keluhan mereka masing-masing.

Yang khas dari Kang Masrukhan, beliau menggunakan daun sirih dan air putih sebagai media pengobatan. Penyakit yang diobati dalam kesempatan ini tidak terbatas, mulai dari nyeri sendiri hingga maag dan pembengkakan jantung. Insyaallah, penyakit apapun akan segera sembuh atas seizin Allah SWT.

Dalam melaksanakan Pengobatan Islam, Kang Masrukhan memang tidak menarik biaya sepeserpun dari peserta pengobatan. Kesehatan merupakan salah satu modal yang paling penting dalam menjalani kehidupan dan beliau meyakini bahwa kehidupan baru akan terasa indah bila keindahannya dibagi dengan sesama. Harapan kami, semoga apa yang menjadi keyakinan dan niat baik beliau dapat terwujud demi kebaikan masyarakat luas pada umumnya. Amin.